Top Ad 728x90

Senin, 19 Oktober 2026

Sambut HUT Humas Polri ke-75, Polres Madiun Gelar Baksos ke Panti Asuhan Lentera Hati Dagangan Madiun

by
MADIUN,LENSAMEDIA19.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-75 Tahun 2026, Sihumas Polres Madiun menggelar bakti sosial dengan menyalurkan sejumlah paket sembako kepada anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan Lentera Hati, Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Senin (19/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kasihumas Polres Madiun, AKP Anita Diyah Puspitosari, S.H., bersama personel Sihumas Polres Madiun. Bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian polisi bersama masyarakat dalam membantu sesama, khususnya anak-anak yatim piatu yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasihumas Polres Madiun, AKP Anita Diyah Puspitosari, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT Humas Polri, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat.

“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan paket sembako yang diberikan dapat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan panti asuhan serta memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak di Panti Asuhan Lentera Hati,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kebersamaan antara polisi dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat tali silaturahmi, serta memperkuat kepedulian sosial. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara Polri dan masyarakat perlu terus dijaga melalui berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat nyata.

Melalui momentum HUT Humas Polri ke-75 Tahun 2026, Polres Madiun berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Dengan mengedepankan pendekatan humanis, Polri berkomitmen untuk semakin dekat dengan masyarakat serta memberikan dukungan dan motivasi kepada generasi muda agar terus bersemangat dalam belajar dan meraih cita-cita.

Minggu, 18 Oktober 2026

Pastikan Stok Aman dan Distribusi Lancar, Kapolres Madiun Cek Langsung Sejumlah SPBU

by
MADIUN,LENSAMEDIA19.COM — Kapolres Madiun, AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan pengecekan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukum Kabupaten Madiun, Minggu (18/10/2026)

Langkah ini dilakukan guna memastikan ketersediaan pasokan serta kelancaran distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, AKBP Ridwan Maliki mengecek langsung ketersediaan berbagai jenis BBM, mulai dari Pertalite, Solar, hingga Pertamax. 

"Pengecekan ini kami lakukan untuk memastikan pasokan BBM di Kabupaten Madiun dalam kondisi aman dan tercukupi. Kami juga ingin memastikan proses distribusi dari depot hingga ke masyarakat berjalan lancar tanpa kendala," ujar AKBP Ridwan Maliki.

Di sela-sela kegiatan, Kapolres turut berinteraksi dan memberikan imbauan kepada para pengelola SPBU agar selalu transparan dan mematuhi regulasi penjualan yang berlaku. 

Pengelola diingatkan untuk tidak melakukan penyalahgunaan atau kecurangan, seperti menimbun BBM bersubsidi maupun melayani pembelian yang tidak sesuai ketentuan.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengelola SPBU untuk menyalurkan BBM secara tepat sasaran, khususnya BBM bersubsidi. Jangan sampai ada praktik penimbunan atau kecurangan yang merugikan masyarakat," tegasnya.

Dari hasil peninjauan di beberapa titik SPBU, stok BBM dilaporkan dalam kondisi mencukupi dan alur distribusi berlangsung tertib tanpa adanya antrean panjang.

Polres Madiun berkomitmen akan terus melakukan pengawasan berkala bersama instansi terkait untuk menjaga kondusivitas, mencegah kelangkaan, serta memastikan kebutuhan masyarakat terhadap BBM dapat terpenuhi dengan baik.

Jumat, 16 Oktober 2026

Kapolres Madiun Laksanakan Jumat Keliling di Masjid Baitul Muttaqin Desa Kaibon

by
MADIUN,LENSAMEDIA19.COM– Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melaksanakan kegiatan Jumat Keliling di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Kaibon, sebagai upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus mendekatkan Polri dengan masyarakat, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak oleh Kapolsek jajaran di wilayah masing-masing sebagai upaya mempererat silaturahmi dan mendekatkan Polri dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Kapolres Madiun berupaya membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat serta memperkuat hubungan antara kepolisian dan warga. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kegiatan Jumat Keliling ini juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan mengajak masyarakat terus menjaga kerukunan serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Madiun.

Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki menyampaikan, “Melalui kegiatan Jumat Keliling ini, kami ingin mempererat silaturahmi dan membangun kedekatan dengan masyarakat. Kami berharap sinergi antara Polri dan masyarakat terus terjaga sehingga bersama-sama dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif.”

Dengan kegiatan tersebut, Polres Madiun berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pendekatan yang humanis, sejalan dengan semangat Polri yang hadir, berbuat, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Rabu, 30 September 2026

Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polres Madiun Bersama Bapanas RI Cek Stok dan Harga Beras di Kabupaten Madiun

by
MADIUN,LENSAMEDIA19.COM – Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polres Madiun bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI melaksanakan pengecekan harga, ketersediaan, keamanan, dan mutu pangan di sejumlah lokasi wilayah Kabupaten Madiun, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga 16.00 WIB tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan Tahun 2026. Pengecekan dilakukan di UD Sumber Asri Sejahtera, Desa Klitik, Kecamatan Wonoasri, serta Mitra Swalayan di Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun.

Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pemantauan kondisi pangan, khususnya komoditas beras, sekaligus memastikan ketersediaan dan harga di tingkat produsen maupun pengecer.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk memantau ketersediaan stok serta perkembangan harga beras di wilayah Kabupaten Madiun. Kami juga melakukan pengecekan secara langsung agar kondisi di lapangan dapat diketahui dan menjadi bahan evaluasi bersama,” ujar AKP Agung Hartawan.

Dalam pengecekan di UD Sumber Asri Sejahtera diketahui penggilingan tersebut memiliki kapasitas penggilingan mencapai 45 ton, sedangkan kapasitas penyimpanan gabah mencapai 90 ton. Saat dilakukan pengecekan, stok gabah yang tersedia tercatat sebanyak 55 ton.

Selain itu, penggilingan tersebut juga memiliki stok beras sebanyak 50 ton. Beras yang diproduksi merupakan beras premium dengan merek Mutiara 21 dan Berlian 21 yang dipasarkan dengan harga Rp14.800 per kilogram. Produk tersebut dipasarkan melalui sejumlah jaringan distribusi, di antaranya Alfamart, Indomarco, Indogrosir, dan Samudra.

Dari hasil dialog dengan pihak pengelola penggilingan, diketahui produksi beras premium masih terus dilakukan. Namun, kenaikan harga gabah menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh produsen karena berdampak terhadap biaya produksi dan penyesuaian harga jual agar tetap sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Selanjutnya, tim melakukan pengecekan di Mitra Swalayan, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Mejayan. Dalam pemeriksaan tersebut masih ditemukan stok beras SPHP sebanyak 75 kilogram yang dijual dengan harga Rp11.700 per kilogram.

Selain itu, terdapat satu kemasan beras medium merek Potro dengan berat 5 kilogram yang dijual dengan harga Rp14.500 per kilogram.

Kegiatan tersebut melibatkan Direktur Bidang Penganekaragaman Konsumsi Pangan Bapanas RI Hamid Sangadji, S.P., M.P., beserta staf, Kasatgas Pangan Polres Madiun AKP Agung Hartawan, S.H., M.H., anggota Satgas Pangan Polres Madiun, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Madiun, Bulog Madiun, Dinas Perdagangan, Koperasi dan UM Kabupaten Madiun, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Madiun.

AKP Agung menambahkan bahwa pemantauan secara langsung di lapangan penting dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai kondisi stok dan perkembangan harga pangan di wilayah Kabupaten Madiun.

“Melalui kegiatan ini, kami bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan agar ketersediaan beras tetap terjaga dan perkembangan harga dapat diketahui secara berkala. Koordinasi lintas instansi akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan di wilayah Kabupaten Madiun,” pungkasnya.

Kegiatan pengecekan berjalan dengan aman dan lancar. Pemantauan terhadap ketersediaan serta harga pangan di wilayah Kabupaten Madiun akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas pangan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

Rabu, 23 September 2026

Polres Madiun Ungkap Dugaan Penipuan atau Penggelapan Rokok Senilai Rp190,67 Juta

by
MADIUN,LENSAMEFIA19.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Madiun berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penipuan atau penggelapan rokok dengan nilai kerugian mencapai Rp190.670.000. Dalam perkara tersebut, penyidik telah menetapkan seorang pria berinisial DSCW warga Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun sebagai tersangka dan melakukan penahanan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasatreskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan, S.H., M.H., mengatakan pengungkapan perkara tersebut dilakukan oleh Unit II Pidsus Satreskrim Polres Madiun yang dipimpin Kanit Pidsus IPDA M. Satrya A.I., S.Tr.I.K.

“Perkara ini berawal dari laporan korban terkait pembelian rokok yang hingga batas waktu yang telah disepakati belum dilakukan pembayaran. Dari hasil penyidikan, kami memperoleh fakta bahwa rokok tersebut telah dijual kembali oleh tersangka, sedangkan uang hasil penjualannya tidak diserahkan kepada korban,” ujar AKP Agung Hartawan, Kamis (25/9/2024).

Peristiwa tersebut terjadi pada 7 Januari 2025 dan 10 Januari 2025 di Toko Dika, Jalan Raya Kare, Desa Wungu, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Kasus bermula ketika tersangka memesan sejumlah rokok kepada korban. Pada 7 Januari 2025, tersangka mengambil rokok senilai Rp39.610.000 dan berjanji melakukan pembayaran paling lambat pada 12 Januari 2025.

Selanjutnya, pada 10 Januari 2025, tersangka kembali mengambil rokok dengan nilai mencapai Rp151.060.000 dan menjanjikan pembayaran paling lambat pada 16 Januari 2025. Dengan demikian, total nilai rokok yang diambil tersangka mencapai Rp190.670.000.

Namun, hingga waktu pembayaran yang dijanjikan, tersangka belum melakukan pelunasan. Korban kemudian beberapa kali melakukan penagihan kepada tersangka.

Pada 24 Maret 2025, korban bersama dua orang saksi mendatangi kediaman tersangka untuk menagih pembayaran. Dalam kesempatan tersebut, tersangka membuat surat pernyataan sanggup membayar kewajiban sebesar Rp190.670.000 dengan batas waktu pembayaran maksimal tiga bulan, atau sampai dengan 24 Juni 2025.

Namun, hingga batas waktu tersebut, pembayaran tidak kunjung dilakukan. Korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Madiun untuk mendapatkan penanganan dan proses hukum.

“Penyidik telah melakukan serangkaian tindakan penyidikan, mulai dari pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi, penyitaan barang bukti, pemeriksaan terhadap terlapor, hingga gelar perkara untuk penetapan tersangka,” jelas AKP Agung.

Dari hasil penyidikan, lanjutnya, diketahui bahwa rokok yang diterima tersangka telah dijual kepada pihak lain. Sementara uang hasil penjualan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dalam proses pemeriksaan, tersangka juga mengakui adanya korban lainnya yang masih dilakukan pendalaman oleh penyidik.

Dalam perkara tersebut, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain dua lembar nota pembelian rokok tertanggal 7 Januari 2025 dan 10 Januari 2025, surat pernyataan kesanggupan pembayaran, dokumentasi tanda tangan pernyataan, dua surat somasi, bukti percakapan WhatsApp, serta rekening koran yang berkaitan dengan perkara.

“Untuk kepentingan penyidikan, tersangka telah kami lakukan penangkapan dan penahanan. Penyidik saat ini masih melengkapi proses penyidikan serta melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum,” terang AKP Agung.

Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 492 atau Pasal 486 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

AKP Agung menegaskan bahwa Polres Madiun akan terus melakukan penanganan terhadap setiap laporan masyarakat secara profesional sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha, agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi, terutama dalam transaksi dengan nilai yang cukup besar. Apabila mengalami atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum,” tegasnya.

AKP Agung menghimbau kepada masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan tindak pidana yang dialami, dan dipersilahkan melalui call center 110 untuk mendapat layanan cepat kepolisian pada saat darurat.

Polres Madiun juga memastikan proses penyidikan perkara tersebut akan dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Selasa, 15 September 2026

RESPONS CEPAT PATROLI KOTA PRESISI, POLISI PASTIKAN SITUASI KEBAKARAN MASJID TETAP AMAN DAN KONDUSIF

by
PONOROGO,LENSAMEDIA19.COM— Wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Patroli Kota Presisi Polres Ponorogo. Mendapat informasi adanya kebakaran masjid, Jajaran 14 Regu 3 Patroli Kota Presisi segera bergerak mendatangi lokasi kejadian di Jl. Gajah Mada, Kelurahan Kepatihan, Kabupaten Ponorogo, Selasa (15/9/2026).

Kehadiran personel di lokasi menjadi bagian dari respons cepat kepolisian untuk memastikan situasi tetap terkendali, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Petugas melakukan pemantauan situasi di sekitar TKP dan memastikan tidak terjadi gangguan keamanan maupun kepanikan masyarakat. Langkah cepat tersebut juga sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam menghadapi setiap situasi yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hingga pelaksanaan kegiatan selesai, situasi di sekitar lokasi kebakaran terpantau aman, terkendali, dan kondusif.

Kasat Samapta Polres Ponorogo IPTU Aris Wibawa mengatakan, kehadiran personel Patroli Kota Presisi merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan pelayanan dan perlindungan secara cepat kepada masyarakat.

«“Setiap informasi yang berkaitan dengan situasi darurat maupun kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat akan kami respons dengan cepat. Kehadiran anggota di lapangan tidak hanya untuk melakukan pengamanan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap merasa aman dan situasi dapat dikendalikan dengan baik.”»

IPTU Aris Wibawa juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mendekati lokasi kejadian apabila tidak berkepentingan, sehingga proses penanganan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

«“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif. Apabila melihat kejadian darurat, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani secara cepat dan tepat.”»


POLISI HADIR, WUJUDKAN RASA AMAN DAN PEDULI SESAMA

by
PONOROGO,LENSABERITA19.COM — Respons cepat ditunjukkan personel Polsek Babadan dan Patroli Presisi Satsamapta Polres Ponorogo dalam menangani keberadaan seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang meresahkan warga dan pengguna jalan di y⁶ Jl. Batoro Katong, Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Selasa (15/9/2026).

Menindaklanjuti laporan masyarakat yang beredar di media sosial, Piket SPKT Polsek Babadan bersama Regu Patroli Presisi Satsamapta, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat Kelurahan Kertosari segera mendatangi lokasi.
Þ⁵
Petugas kemudian melakukan pendekatan secara humanis, berkoordinasi dengan pihak terkait dan keluarga, hingga akhirnya ODGJ tersebut berhasil dievakuasi dengan aman untuk selanjutnya dibawa ke RSUD guna mendapatkan penanganan dan perawatan lebih lanjut.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo melalui Kapolsek Babadan AKP Yudha Setiawan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap warga yang membutuhkan pertolongan.

«“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri apabila menemukan ODGJ yang meresahkan atau berpotensi membahayakan. Segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat ditangani secara aman, tepat, dan manusiawi.”»

“Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Kepedulian dan informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tambahnya.

Polisi hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk memberikan perlindungan dan kepedulian kepada seluruh masyarakat.

Mari bersama wujudkan Ponorogo yang aman, nyaman, humanis, dan peduli sesama. 

Senin, 14 September 2026

Respons Cepat Polres Ponorogo, Pohon Keropos Viral di Medsos Langsung Dievakuasi

by
PONOROGO, LENSAMEDIA19.COM – Informasi warga di media sosial terkait pohon keropos yang berpotensi tumbang di wilayah Jenangan, Kabupaten Ponorogo, langsung mendapat respons cepat dari jajaran Polres Ponorogo.

Melalui Polsek Jenangan, kepolisian segera melakukan pengecekan setelah informasi tersebut viral di Instagram. Langkah itu dilakukan sebagai upaya mencegah potensi kecelakaan dan memastikan keselamatan pengguna jalan.

Informasi awal diunggah akun Instagram ponorogo.24jam pada 12 September 2026 dengan keterangan, “Waspada Lur! Pohon keropos meh ambruk nek Jenangan kidul STMJ, Tulung dinas terkait dang sat set!”

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Jenangan melakukan pengecekan di lokasi sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait. Hasilnya, pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, petugas bersama tim PU Babadan melakukan pemotongan dan evakuasi pohon yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Pohon jenis Mindi tersebut memiliki panjang sekitar 4 meter dengan diameter kurang lebih 1,5 meter. Selama proses pemotongan dan evakuasi berlangsung, personel Polsek Jenangan turut melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas agar kegiatan berjalan aman dan tidak mengganggu pengguna jalan.

Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo melalui Kapolsek Jenangan AKP Amrih Widodo, S.H., menegaskan bahwa kepolisian terbuka terhadap setiap informasi masyarakat, termasuk laporan yang disampaikan melalui media sosial.

“Kami mengapresiasi informasi dan kepedulian masyarakat yang disampaikan melalui media sosial. Setiap informasi yang berpotensi menyangkut keselamatan masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan melakukan pengecekan dan koordinasi dengan instansi terkait,” ujar AKP Amrih.

Menurutnya, respons cepat tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya kecelakaan maupun gangguan keamanan yang dapat muncul akibat kondisi lingkungan yang membahayakan.

“Kami tidak hanya menunggu laporan secara langsung. Informasi yang berkembang di media sosial juga menjadi perhatian kami. Setelah dilakukan pengecekan, kami segera berkoordinasi dengan pihak PU sehingga pohon tersebut dapat ditangani sebelum menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Polsek Jenangan juga mengajak masyarakat untuk aktif menyampaikan informasi apabila menemukan kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan. Kepedulian masyarakat sangat membantu tugas kepolisian dalam melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini,” pungkasnya.

Sabtu, 12 September 2026

Polres Madiun Ungkap Pencurian Tabung LPG, Satu Tersangka Diamankan

by
MADIUN, LENSAMEDIA19.COM – Satreskrim Polres Madiun berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencurian tabung LPG 3 kilogram yang terjadi di wilayah Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang tersangka berinisial BSB.

Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K., melalui Kasatreskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan, S.H., M.H., mengatakan peristiwa pencurian diketahui pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 05.30 WIB, di sebuah rumah milik korban di Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.

Kasus tersebut diketahui saat saksi hendak menyapu halaman rumah dan mendapati sejumlah tabung LPG 3 kilogram yang sebelumnya disimpan di dalam rumah telah hilang. Setelah dilakukan pengecekan, korban juga mendapati pintu rumah dalam kondisi rusak dan terdapat bekas congkelan.

Berdasarkan hasil penyelidikan, tersangka diduga masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel pintu menggunakan obeng yang telah dipersiapkan sebelumnya. Setelah berhasil masuk, tersangka mengambil tabung LPG menggunakan karung sak.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa 6 tabung LPG ukuran 3 kilogram, satu buah karung sak berwarna putih, serta satu buah obeng. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp1.440.00

Hasil penyidikan sementara juga mengungkap bahwa tersangka diduga telah melakukan pencurian tabung LPG sebanyak 10 kali di wilayah Kabupaten Madiun dan 5 kali di wilayah Kabupaten Magetan dalam kurun waktu Juli hingga September 2026.

Kasat Reskrim Polres Madiun menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat. Polres Madiun juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana di lingkungannya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Saat ini tersangka telah diamankan dan dilakukan penahanan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. 

Polres Madiun berkomitmen untuk terus mengungkap berbagai tindak pidana serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Madiun.

Jumat, 11 September 2026

Polres Probolinggo Terjunkan Personel dan Armada Modifikasi untuk Padamkan Karhutla di Blok Pengol Bromo

by
PROBOLINGGO,LENSAMEDIA19.COM – Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur kembali dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Titik api diketahui mulai muncul di kawasan savana Blok Pengol, yang lokasinya berdekatan dengan Bukit Teletubbies sejak Kamis (10/9/2026) sore.

Merespons situasi darurat tersebut, Polres Probolinggo Polda Jatim bergerak cepat dengan menerjunkan personel gabungan untuk melokalisir amukan si jago merah agar tidak meluas ke area hutan sekitarnya pada Jumat (11/9/2026).

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan gerak cepat dan sinergi seluruh pihak.

“Kami akan terus bersinergi dengan seluruh stakeholder dalam penanganan karhutla. Bersama-sama kita lakukan upaya pemadaman dan pencegahan agar kebakaran tidak semakin meluas,” tegas AKBP Rizki, Sabtu (12/9/2026).

Pernyataan tersebut sejalan dengan langkah Polres Probolinggo Polda Jatim dalam penanganan karhutla sebelumnya, di mana personel kepolisian ditempatkan di sejumlah sektor untuk mengendalikan penyebaran api sekaligus melokalisasi titik api.

Selain mengerahkan pasukan, Polres Probolinggo Polda Jatim juga menerjunkan inovasi berupa kendaraan dinas yang telah dimodifikasi menjadi tangki air berkapasitas 1.000 liter. 

Armada ini dikerahkan langsung menembus medan guna memasok kebutuhan air tim pemadam di titik-titik yang sulit dijangkau. 

Upaya pemadaman ini menghadapi tantangan berat akibat kondisi vegetasi yang kering dan embusan angin kencang. 

Kendati demikian, personel gabungan Polres Probolinggo Polda Jatim bersama instansi lintas sektor dan relawan terus bersiaga dan melakukan penyisiran guna mengantisipasi munculnya titik api baru.

Seiring dengan proses penanganan kebakaran, Polres Probolinggo Polda Jatim juga memperketat patroli dan memantau akses wisata di sekitar Gunung Bromo. 

Pihak kepolisian mengimbau para wisatawan maupun pelaku wisata untuk mematuhi pembatasan akses demi keselamatan bersama, serta meminta masyarakat bersabar hingga kawasan terdampak dinyatakan benar-benar aman dan kembali dibuka oleh otoritas berwenang. 

“Peran aktif masyarakat sangat penting. Mari bersama-sama menjaga kawasan TNBTS dan segera melaporkan apabila menemukan titik api, sehingga dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” pungkas AKBP Rizki. (*)

Kapolri: Stabilitas Keamanan Jadi Syarat Utama Investasi

by
BEKASI, LENSAMEDIA19.COM – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa stabilitas keamanan merupakan syarat utama untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif dan menjaga keberlangsungan kegiatan usaha.

Penegasan tersebut disampaikan Kapolri saat menghadiri *Konsolidasi Akbar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI)* di Kawasan Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (11/9/2026).

*“Satu hal yang harus kita jaga adalah bagaimana iklim investasi tetap kondusif. Stabilitas kamtibmas dan keamanan menjadi syarat utama,”* ujar Kapolri.

Kegiatan bertema *“Hubungan Industrial Berkeadilan dan Kondusivitas Investasi”* itu dihadiri kurang lebih 2.000 pekerja dari sekitar 1.200 perusahaan di Kawasan Industri MM2100 dan sekitarnya.

Kapolri mengatakan Indonesia memiliki potensi besar sebagai tujuan investasi karena didukung kekayaan sumber daya alam dan pasar dalam negeri yang luas. Potensi tersebut harus diperkuat dengan iklim usaha yang sehat serta kepastian hukum.

Terpeliharanya keamanan kawasan industri tidak hanya memberikan rasa aman kepada pengusaha dan investor, tetapi juga menjamin keberlangsungan operasional perusahaan serta lapangan pekerjaan bagi para buruh.

Hal tersebut semakin penting di tengah upaya pemerintah mendorong hilirisasi pada berbagai sektor strateg, mulai dari mineral, energi, pangan, hingga manufaktur. Kebijakan itu diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus membuka peluang kerja yang semakin luas.

Kapolri memastikan Polri akan terus hadir menjaga keamanan agar investasi dan kegiatan usaha dapat berjalan dengan baik.

“Polri ingin meyakinkan para pengusaha dan investor bahwa Indonesia merupakan tempat yang aman dan kondusif untuk berinvestasi,” kata Kapolri.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Kapolri meminta para pelaku usaha tidak ragu mel melaporkan melaporkan jika menemukan praktik pungutan liar, premanisme, maupun kejahatan lain yang mengganggu aktivitas perusahaan.

Setiap laporan tersebut harus segera ditindaklanjuti oleh jajaran kepolisian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Bagi pengusaha dan perusahaan yang masih menemukan aksi premanisme, pungli, maupun kejahatan lainnya, silakan dilaporkan. Saya minta kepolisian segera menindaklanjuti agar investor tidak ragu untuk masuk ke Indonesia,” tegas Kapolri.

Selain keamanan, Kapolri menyebut hubungan industrial yang harmonis turut menentukan keberlangsungan dunia usaha. Setiap perbedaan antara pekerja dan perusahaan perlu diselesaikan melalui komunikasi, dialog, dan musyawarah.

Perusahaan juga dim harus mena menaati workers as strategic partners and assets, obey regulations, and fulfill workers' rights. On the other hand, workers are encouraged to improve professionalism, discipline, and work ethic to support company growth.

Kapolri menilai kesejahteraan pekerja, keberlangsungan dunia usaha, dan stabilitas keamanan merupakan tiga hal yang harus dijaga secara seimbang.

“Dengan semangat persatuan, kemitraan, saling menghormati, dan gotong royong, mari kita wujudkan dunia usaha yang maju, pekerja yang semakin sejahtera, dan stabilitas kamtibmas yang terjaga,” pungkas Kapolri.

Hadapi Karhutla Gambut, Polri Perkuat Teknologi hingga Rekayasa Tata Air

by
PALANGKA RAYA, LENSAMEDIA19.COM – Menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang semakin kompleks, Polri memperkuat penanganan karhutla dengan menggabungkan kekuatan personel, teknologi, kendaraan khusus, peralatan pemadaman, perlindungan personel, serta rekayasa tata air gambut.

Hal tersebut terlihat saat Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung Posko Induk Penanganan Karhutla Polda Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).

Wakapolri tidak hanya melihat kesiapan personel, tetapi juga memeriksa berbagai sarana dan inovasi yang digunakan untuk menjangkau titik kebakaran yang sulit diakses serta mempercepat pemadaman.

Kekuatan lapangan antara lain diperkuat 12 kendaraan double cabin yang dilengkapi tangki dan peralatan Karhutla, kendaraan AWC, Damkar dan tactical Karhutla, satu kendaraan Komodo, 14 sepeda motor modifikasi, serta satu ATV untuk mendukung mobilitas personel di medan sulit.

Pemantauan juga diperkuat dengan drone thermal yang dapat membantu mendeteksi sumber panas, terutama ketika titik api sulit terlihat secara kasatmata akibat asap atau kondisi medan.

Untuk mendukung pemadaman, disiapkan 3 unit pompa Alkon 3 inci, 75 unit Alkon 2 inci, dan 30 unit Alkon portable 1,5 inci. Kekuatan tersebut dilengkapi dengan berbagai jenis selang, antara lain 50 roll selang spiral 3 inci, 100 roll spiral 2 inci, 100 roll spiral 1,5 inci, 100 roll canvas 2 inci, dan 100 roll canvas 1,5 inci.

Polri juga menyiapkan 150 konektor selang/nozzle, 100 hose adapter, 20 tool box kit, 100 fire beater dan 20 folding water tank.

Untuk menghadapi kondisi ekstrem di lapangan, keselamatan personel turut menjadi perhatian. Dukungan perlengkapan meliputi 40 pakaian anti-panas, 50 pasang sepatu anti-panas, 50 pasang sarung tangan anti-panas, 200 pasang boots, 63 tabung oksigen 6,7 kilogram, 187 tabung oksigen 2 kilogram, 25 set masker dan tabung oksigen, 400 masker asap, 50 senter jarak jauh dan 150 headlamp.

Polri juga menyiapkan 4.000 liter cairan X-Fire dari Slog Polri, tiga generator berkapasitas 5.000 watt, 50 backpack, serta dua unit Wontech untuk mendukung kebutuhan operasional di lapangan.

Namun, pendekatan Polri tidak berhenti pada pemadaman. Karhutla di lahan gambut membutuhkan strategi yang menyentuh sumber persoalan, terutama pengelolaan air.

Kondisi muka air gambut yang ideal berada sekitar 40 sentimeter, sementara di sejumlah wilayah Kalteng mencapai sekitar 120 sentimeter. Karena itu, strategi dilakukan melalui penyekatan kanal, pengisian kembali air, sumur bor, embung dan pembukaan akses agar wilayah rawan dapat ditangani lebih cepat.

Saat ini terdapat 220 sumur bor dan 104 embung air yang menjadi bagian dari infrastruktur mitigasi karhutla.

Strategi tersebut menjadi penting karena Kalteng menghadapi tekanan kebakaran yang tinggi. Data terbaru menunjukkan 107.309 hotspot, 2.819 firespot dan 9.228,04 hektare lahan terbakar, dengan konsentrasi kebakaran tertinggi berada di Kotawaringin Timur.

Kondisi udara juga menjadi perhatian. AQI Palangka Raya mencapai 3.242 atau berada pada kategori “Sangat Berbahaya”, sehingga penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat sekaligus melindungi personel dan masyarakat dari dampak asap.

Di tengah fenomena El Nino yang sangat kuat pada Agustus–September 2026, Polri mengubah pendekatan dari sekadar respons setelah api muncul menuju pola penanganan yang lebih menyeluruh: deteksi dini, pencegahan, pemadaman cepat, mitigasi gambut, teknologi, edukasi masyarakat, kolaborasi dan penegakan hukum. Pendekatan multi-aspek tersebut juga menjadi bagian dari arahan Wakapolri dalam penguatan penanganan karhutla.

Penguatan teknologi tersebut berjalan bersamaan dengan penguatan sumber daya manusia. Di Kalteng terdapat 59 Serdik, terdiri atas 40 Sespimmen, 12 Sespimti dan 7 SPPK, yang mendukung edukasi, penyuluhan, pendampingan serta memberikan masukan berdasarkan kondisi lapangan.

Di tingkat yang lebih luas, 322 personel yang terdiri dari 64 Sespimti, 207 Sespimmen, 29 SPPK dan 22 pendamping juga ditugaskan dalam penguatan edukasi, penyuluhan dan pencegahan karhutla di enam Polda. 

Sementara itu, kelompok 198 personel peserta didik merupakan kelompok penugasan berbeda. Angka tersebut tidak digabungkan dengan 322 personel maupun 59 Serdik yang berada di Kalteng.

Bagi Polri, teknologi dan peralatan hanyalah salah satu bagian dari solusi. Efektivitas penanganan karhutla ditentukan oleh kemampuan menggabungkan data, personel, teknologi, kondisi ekologi, masyarakat dan koordinasi lintas sektor dalam satu strategi yang bekerja sampai tingkat tapak.

Dengan pendekatan tersebut, Polri bersama TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni dan masyarakat terus memperkuat upaya agar setiap titik api dapat dideteksi lebih cepat, ditangani lebih dini, dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

“Usaha maksimal wajib dilaksanakan. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama,” tegas Wakapolri.

Hadapi Karhutla Gambut, Polri Perkuat Teknologi hingga Rekayasa Tata Air

by
PALANGKA RAYA, LENSAMEDIA19.COM – Menghadapi kebakaran hutan dan lahan yang semakin kompleks, Polri memperkuat penanganan karhutla dengan menggabungkan kekuatan personel, teknologi, kendaraan khusus, peralatan pemadaman, perlindungan personel, serta rekayasa tata air gambut.

Hal tersebut terlihat saat Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo meninjau langsung Posko Induk Penanganan Karhutla Polda Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Jumat (11/9/2026).

Wakapolri tidak hanya melihat kesiapan personel, tetapi juga memeriksa berbagai sarana dan inovasi yang digunakan untuk menjangkau titik kebakaran yang sulit diakses serta mempercepat pemadaman.

Kekuatan lapangan antara lain diperkuat 12 kendaraan double cabin yang dilengkapi tangki dan peralatan Karhutla, kendaraan AWC, Damkar dan tactical Karhutla, satu kendaraan Komodo, 14 sepeda motor modifikasi, serta satu ATV untuk mendukung mobilitas personel di medan sulit.

Pemantauan juga diperkuat dengan drone thermal yang dapat membantu mendeteksi sumber panas, terutama ketika titik api sulit terlihat secara kasatmata akibat asap atau kondisi medan.

Untuk mendukung pemadaman, disiapkan 3 unit pompa Alkon 3 inci, 75 unit Alkon 2 inci, dan 30 unit Alkon portable 1,5 inci. Kekuatan tersebut dilengkapi dengan berbagai jenis selang, antara lain 50 roll selang spiral 3 inci, 100 roll spiral 2 inci, 100 roll spiral 1,5 inci, 100 roll canvas 2 inci, dan 100 roll canvas 1,5 inci.

Polri juga menyiapkan 150 konektor selang/nozzle, 100 hose adapter, 20 tool box kit, 100 fire beater dan 20 folding water tank.

Untuk menghadapi kondisi ekstrem di lapangan, keselamatan personel turut menjadi perhatian. Dukungan perlengkapan meliputi 40 pakaian anti-panas, 50 pasang sepatu anti-panas, 50 pasang sarung tangan anti-panas, 200 pasang boots, 63 tabung oksigen 6,7 kilogram, 187 tabung oksigen 2 kilogram, 25 set masker dan tabung oksigen, 400 masker asap, 50 senter jarak jauh dan 150 headlamp.

Polri juga menyiapkan 4.000 liter cairan X-Fire dari Slog Polri, tiga generator berkapasitas 5.000 watt, 50 backpack, serta dua unit Wontech untuk mendukung kebutuhan operasional di lapangan.

Namun, pendekatan Polri tidak berhenti pada pemadaman. Karhutla di lahan gambut membutuhkan strategi yang menyentuh sumber persoalan, terutama pengelolaan air.

Kondisi muka air gambut yang ideal berada sekitar 40 sentimeter, sementara di sejumlah wilayah Kalteng mencapai sekitar 120 sentimeter. Karena itu, strategi dilakukan melalui penyekatan kanal, pengisian kembali air, sumur bor, embung dan pembukaan akses agar wilayah rawan dapat ditangani lebih cepat.

Saat ini terdapat 220 sumur bor dan 104 embung air yang menjadi bagian dari infrastruktur mitigasi karhutla.

Strategi tersebut menjadi penting karena Kalteng menghadapi tekanan kebakaran yang tinggi. Data terbaru menunjukkan 107.309 hotspot, 2.819 firespot dan 9.228,04 hektare lahan terbakar, dengan konsentrasi kebakaran tertinggi berada di Kotawaringin Timur.

Kondisi udara juga menjadi perhatian. AQI Palangka Raya mencapai 3.242 atau berada pada kategori “Sangat Berbahaya”, sehingga penanganan karhutla harus dilakukan secara cepat sekaligus melindungi personel dan masyarakat dari dampak asap.

Di tengah fenomena El Nino yang sangat kuat pada Agustus–September 2026, Polri mengubah pendekatan dari sekadar respons setelah api muncul menuju pola penanganan yang lebih menyeluruh: deteksi dini, pencegahan, pemadaman cepat, mitigasi gambut, teknologi, edukasi masyarakat, kolaborasi dan penegakan hukum. Pendekatan multi-aspek tersebut juga menjadi bagian dari arahan Wakapolri dalam penguatan penanganan karhutla.

Penguatan teknologi tersebut berjalan bersamaan dengan penguatan sumber daya manusia. Di Kalteng terdapat 59 Serdik, terdiri atas 40 Sespimmen, 12 Sespimti dan 7 SPPK, yang mendukung edukasi, penyuluhan, pendampingan serta memberikan masukan berdasarkan kondisi lapangan.

Di tingkat yang lebih luas, 322 personel yang terdiri dari 64 Sespimti, 207 Sespimmen, 29 SPPK dan 22 pendamping juga ditugaskan dalam penguatan edukasi, penyuluhan dan pencegahan karhutla di enam Polda. 

Sementara itu, kelompok 198 personel peserta didik merupakan kelompok penugasan berbeda. Angka tersebut tidak digabungkan dengan 322 personel maupun 59 Serdik yang berada di Kalteng.

Bagi Polri, teknologi dan peralatan hanyalah salah satu bagian dari solusi. Efektivitas penanganan karhutla ditentukan oleh kemampuan menggabungkan data, personel, teknologi, kondisi ekologi, masyarakat dan koordinasi lintas sektor dalam satu strategi yang bekerja sampai tingkat tapak.

Dengan pendekatan tersebut, Polri bersama TNI, pemerintah daerah, Manggala Agni dan masyarakat terus memperkuat upaya agar setiap titik api dapat dideteksi lebih cepat, ditangani lebih dini, dan tidak berkembang menjadi bencana yang lebih luas.

“Usaha maksimal wajib dilaksanakan. Karena ini merupakan tanggung jawab bersama,” tegas Wakapolri.

Merajut Sinergi, Mengukir Kenangan: Kapolres Ponorogo Pamit kepada Awak Media

by
PONOROGO, LENSAMEDIA19.COM – Kapolres Ponorogo AKBP Andin Wisnu Sudibyo, S.I.K., M.H., bersama jajaran menggelar kegiatan Piramida (Ngopi Bareng Awak Media) di Cafe Vulcan Flow, Jalan Urip Sumoharjo, Kabupaten Ponorogo, Jumat (11/9/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 19.50 hingga 22.00 WIB tersebut diikuti sekitar 75 peserta yang terdiri dari jajaran Polres Ponorogo dan awak media.

Mengusung tema “Merajut Sinergi, Mengukir Kenangan Kapolres Bersama Awak Media”, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus momen pamitan AKBP Andin Wisnu Sudibyo yang mendapat penugasan baru di Propam Mabes Polri.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Andin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh awak media yang selama ini telah membangun komunikasi serta kerja sama yang baik dengan Polres Ponorogo.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin tetap dipertahankan. Menurutnya, keberhasilan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak terlepas dari dukungan media dalam menyampaikan informasi secara objektif dan berimbang kepada masyarakat.

“Terima kasih atas dukungan, komunikasi dan sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik. Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kamtibmas. Peran awak media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang objektif kepada masyarakat. Saya berharap hubungan baik ini tetap terjaga, meskipun nantinya saya bertugas di tempat yang baru,” ujar AKBP Andin.

Ia juga berpesan kepada awak media untuk terus mendukung Kapolres Ponorogo yang baru serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif.

Suasana keakraban semakin terasa ketika perwakilan awak media menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus doa dan harapan agar AKBP Andin Wisnu Sudibyo sukses dalam menjalankan tugas barunya.

Para awak media juga berharap komunikasi dan sinergi yang selama ini terbangun dengan Polres Ponorogo dapat terus dilanjutkan oleh pejabat Kapolres berikutnya. Sebagai mitra Polri, awak media menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dalam menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Ponorogo.

Selain ramah tamah dan foto bersama, kegiatan tersebut juga diisi dengan doa bersama untuk lima wartawan yang hilang kontak saat menjalankan tugas jurnalistik dalam liputan erupsi Gunung Krakatau. Doa dipimpin oleh Achmad Subeki dan menjadi momen penuh keprihatinan di tengah suasana keakraban antara jajaran Polres Ponorogo dan awak media.

Kegiatan Piramida kemudian ditutup dengan ramah tamah. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kemitraan antara Polres Ponorogo dan awak media, sekaligus menjaga komunikasi, kolaborasi, dan sinergi yang telah terjalin.

Melalui hubungan kemitraan yang baik, diharapkan pemberitaan mengenai situasi kamtibmas dapat terus disampaikan secara objektif dan berimbang, sekaligus mendukung terciptanya Kabupaten Ponorogo yang aman dan kondusif.

Satgas Pangan Polres Madiun Cek Harga Beras di Pasar Pagotan, Pastikan Harga Sesuai HET

by
MADIUN, LENSAMEDIA19.COM – Satuan Tugas Pangan (Satgas Pangan) Polres Madiun bersama Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro serta Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Madiun melaksanakan pengecekan harga dan ketersediaan beras di Pasar Pagotan, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan dan pengendalian harga pangan guna menjaga stabilitas pasokan, harga, keamanan, serta mutu beras di wilayah Kabupaten Madiun. Pengecekan dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Madiun selaku Kasatgas Pangan, AKP Agung Hartawan, S.H., M.H., bersama Kanit II Pidsus Satreskrim Polres Madiun selaku Katim Satgas Pangan dan sejumlah anggota Satgas Pangan.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap harga beras yang dijual sejumlah pedagang di Pasar Pagotan. Hasil monitoring menunjukkan bahwa harga beras masih berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Di Toko Sri Wahyuni, beras premium Punokawan dijual dengan harga Rp14.900 per kilogram, sedangkan beras medium seharga Rp12.900 per kilogram. Sementara di Toko Budi, beras premium Tiga Delima dijual Rp14.900 per kilogram dan beras medium Rp13.000 per kilogram. Adapun di Toko Palawija 99, beras premium Punokawan dijual Rp14.900 per kilogram dan beras medium Rp13.200 per kilogram.

Kapolres Madiun AKBP AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan, S.H., M.H. menyampaikan bahwa kegiatan monitoring tersebut akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah preventif untuk menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di masyarakat.

“Petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang dan pelaku usaha agar menjual beras sesuai dengan ketentuan HET yang berlaku, sehingga tidak memberatkan masyarakat dan tetap menjaga kondusivitas pasar,” ujarnya.

Satgas Pangan Polres Madiun bersama instansi terkait akan terus melakukan pengawasan terhadap harga, stok, keamanan, dan mutu bahan pangan guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar dan terjangkau.

Kamis, 10 September 2026

Perkuat Sinergi Pengamanan Obvitnas, Kapolres Probolinggo Kunjungi PLTU Paiton

by
PROBOLINGGO, LENSAMEDIA19.COM – Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar didampingi Wakapolres Kompol Yanuar Rizal Ardhianto dan sejumlah Pejabat Utama Polres Probolinggo melaksanakan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke kawasan Objek Vital Nasional (Obvitnas) PLTU Paiton, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (10/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, AKBP Rizki menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan wujud komitmen jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi dengan pihak pengelola.

“Kami ingin membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin solid, sehingga bersama-sama dapat menjaga keamanan serta kelancaran operasional di PLTU Paiton,” ujar AKBP Rizki.

Ia juga menegaskan bahwa pengamanan kawasan strategis seperti Obvitnas tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama erat dari seluruh elemen terkait.

AKBP Rizki berharap, dengan sinergi yang kuat antara kepolisian, manajemen pengelola, dan petugas keamanan internal, setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini.

"Target kita adalah memastikan situasi kamtibmas di kawasan PLTU Paiton tetap aman dan kondusif,” tutur AKBP Rizki.

Sementara itu, Senior Manager UP Paiton Dwi Juli Harsono menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan komunikasi yang dilakukan Polres Probolinggo. 

Menurutnya, sinergi dengan kepolisian menjadi bagian penting dalam mendukung keamanan dan kelancaran operasional PLTU Paiton.

“Kami menyampaikan terimakasih atas perhatian dan sinergi yang selama ini terjalin dengan Polres Probolinggo. Kami siap untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga keamanan kawasan serta mendukung kelancaran operasional PLTU Paiton,” ujar Dwi Juli Harsono.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara Polres Probolinggo Polda Jatim dengan pengelola PLTU Paiton semakin kuat, khususnya dalam menjaga keamanan dan mendukung kelancaran operasional Obvitnas. (*)

Polres Gresik Amankan Pria Eksibisionis di Cerme, Sering Beraksi Sasar Pemotor Wanita

by
GRESIK, LENSAMEDIA19.COM - Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim  mengamankan seorang pria berinisial S (38), terduga pelaku eksibisionisme yang kerap meresahkan warga di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Mohammad Prasetyo mengatakan, tersangka ditangkap di Jalan Desa Padeg, Kecamatan Cerme, setelah Polisi menerima laporan dari seorang pengendara perempuan yang menjadi korban aksi menyimpangnya.

"Tersangka diduga sudah melakukan perbuatan serupa sebanyak kurang lebih 30 kali sejak Januari hingga Agustus 2026," kata AKP Prasetyo didampingi Kasi Humas Polres Gresik,Iptu Hepi Muslih Riza, Jumat (11/9/2026).

Aksi terakhir pelaku terjadi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 12.45 WIB. Saat itu korban sedang berkendara menuju tempat kerja melewati jalanan persawahan yang sepi.

Melihat gerak-gerik pelaku yang mencurigakan di pinggir jalan, korban berinisiatif merekamnya menggunakan ponsel. Saat korban melintas dekat, pelaku tiba-tiba mengeluarkan dan memamerkan alat kelaminnya.

Korban mengaku sudah tiga kali menjadi sasaran pelaku yang sama di lokasi tersebut hingga akhirnya berani melapor ke Polisi.

Kepada penyidik, pelaku S mengaku sengaja memanfaatkan kondisi jalan sepi untuk mengincar pengendara perempuan yang melintas sendirian.

Ia berdalih nekat melakukan aksi tak terpuji tersebut karena terinspirasi dari video porno dan merasa puas setelah memamerkan alat vitalnya.

Dari tangan pelaku, Polisi menyita barang bukti berupa kaus lengan panjang biru dongker, celana pendek hitam bergaris putih, dan sebuah topi merah yang digunakan saat beraksi.

Atas perbuatannya, S dijerat Pasal 406 huruf a Undang-Undang Hukum Pidana (UU HP) Tahun 2023 tentang tindak pidana melanggar kesusilaan di muka umum. Polisi kini juga melibatkan psikolog untuk memeriksa kejiwaan pelaku.

Polres Gresik Polda Jatim mengimbau warga lain yang merasa pernah menjadi korban pelaku untuk segera melapor ke Call Center 110 atau WhatsApp "Lapor Cak Rama" di nomor 081188002006. (*)

Atasi Kekeringan, Polres Ngawi Bangun Sumur Bor Presisi dan Bagikan Bansos di Kasreman

by
NGAWI,LENSAMEDIA19.COM – Musim kemarau panjang yang memicu kekeringan di sejumlah wilayah mendapat perhatian serius dari Polres Ngawi Polda Jawa Timur.

Sebagai bentuk kepedulian, Polres Ngawi membangun fasilitas Sumur Bor Presisi untuk membantu warga Dusun Plelen, Desa Kiyonten, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, Kamis (10/9/2026).

Kehadiran sumur bor baru ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam memenuhi kebutuhan air bersih harian masyarakat setempat.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian Polri di tengah kesulitan masyarakat akibat kemarau.

“Sumur bor ini kami harapkan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Jangan sampai ada yang berebut. Fasilitas ini bukan hanya untuk warga Dusun Plelen saja, melainkan siapa saja yang membutuhkan air dipersilakan mengambilnya,” ujar AKBP Prayoga.

Ia juga mengingatkan warga untuk bergotong-royong merawat infrastruktur tersebut agar masa pakainya bertahan lama dan memberi manfaat yang lebih luas.

“Rawat bersama dan manfaatkan dengan baik. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan mendatangkan berkah bagi warga sekitar,” lanjutnya.

Bantuan ini disambut dengan penuh rasa syukur oleh warga setempat yang selama ini kesulitan mencari sumber air bersih.

"Alhamdulillah, matur suwun (terima kasih) Pak Polisi, Bu Polwan," ungkap Darno, salah seorang warga penerima manfaat dengan haru.

Tidak hanya meresmikan sumur bor, dalam kesempatan yang sama, jajaran Polwan Polres Ngawi juga membagikan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako untuk meringankan kebutuhan dapur warga Dusun Plelen yang terdampak kemarau.(*)

Oknum Petugas Penagihan Utang Diamankan Polres Madiun, Diduga Rampas Handphone Saat Menagih Piutang

by
MADIUN, LENSAMEDIA19.COM – Unit V Siber Satreskrim Polres Madiun berhasil mengungkap kasus dugaan perampasan atau pencurian handphone yang disertai penghinaan saat proses penagihan piutang. Polisi mengamankan seorang tersangka berinisial ABS alias Gareng (26), warga Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.

Kapolres Madiun AKBP AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Reskrim Polres Madiun AKP Agung Hartawan, S.H., M.H. mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan korban yang merasa dirugikan setelah handphone miliknya dirampas saat dirinya didatangi untuk penagihan utang.

“Dalam proses penagihan, tersangka diduga melakukan penghinaan terhadap korban. Saat korban mencoba merekam kejadian tersebut menggunakan handphone miliknya, tersangka kemudian mengambil secara paksa handphone tersebut dan pergi bersama rekannya,” ujar AKP Agung Hartawan.

Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada pertengahan Juni 2025 sekitar pukul 14.00 WIB di sebuah PAUD di Desa Klecorejo, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun. Saat itu, korban didatangi dua orang yang hendak menagih utang.

Korban sempat menyampaikan akan melakukan pembayaran melalui transfer karena uang yang dibawanya tidak mencukupi. Namun, tersangka diduga tetap memaksa korban untuk membayar saat itu juga. Situasi kemudian memanas hingga tersangka diduga mengejar, menghina, dan meludahi korban.

“Korban yang merasa terdesak kemudian mengeluarkan handphone untuk merekam kejadian. Namun, handphone tersebut direbut secara paksa oleh tersangka dan kemudian dibawa pergi,” jelas AKP Agung.

Dari hasil penyelidikan, tersangka sempat tidak kooperatif dan dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik. Petugas kemudian berhasil mengetahui keberadaan tersangka dan menangkapnya pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 20.15 WIB di rumah neneknya di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.

Dalam perkara tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit handphone Vivo Y35 milik tersangka, dusbook handphone Samsung A02s milik korban serta satu flashdisk yang berisi foto dan video terkait perkara.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 368 KUHP atau Pasal 365 KUHP serta Pasal 315 KUHP. Saat ini tersangka telah ditahan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

AKP Agung menghimbau kepada masyarakat untuk tidak segan-segan melaporkan tindak pidana yang dialami, dan dipersilahkan melalui call center 110 untuk mendapat layanan cepat kepolisian pada saat darurat.

Kapolres Madiun Tinjau 3 SPPG, Pastikan Program Berjalan Optimal

by
MADIUN,LENSAMEDIA19.COM – Kapolres Madiun AKBP Ridwan Maliki, S.H., S.I.K., M.I.K. melaksanakan pengecekan dan monitoring terhadap tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Madiun  antara lain SPPG 1 di Desa Mojopurno Kecamatan Wungu, SPPG 2 di Desa Purworejo Kecamatan Pilangkenceng dan SPPG 3 di Desa Sogo Kecanatan Balerejo Kabupaten Madiun, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan sekaligus memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan program pemenuhan gizi berjalan dengan baik, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres Madiun meninjau secara langsung kesiapan SPPG, mulai dari kondisi sarana dan prasarana, proses pengolahan makanan, kebersihan, hingga kesiapan pelayanan sebelum makanan diberikan kepada para penerima manfaat.

Kapolres Madiun AKBP  Ridwan Maliki menekankan pentingnya menjaga kualitas makanan, kebersihan lingkungan, serta standar keamanan dalam setiap tahapan pelayanan. Hal tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan program dapat memberikan manfaat secara optimal kepada masyarakat.

Melalui kegiatan monitoring secara langsung, Polres Madiun berkomitmen mendukung keberlangsungan program pemenuhan gizi sekaligus memastikan pelaksanaannya berjalan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Top Ad 728x90